Thermostat

Pengguna Timor yang masih awam dengan kendaraannya sering kali ditipu oleh mekanik nakal dengan cara melepas thermostatnya. biasanya mereka mencopot thermostat dengan alasan untuk menjaga keamanan mesin dan agar tarikan timor lebih enak. justru malah sebaliknya, mesin mobil mengalami gangguan karena suhu pendinginan dan pemanasan tidak bisa didapati dengan sempurna akibat thermostatnya dilepas. thermostat ini lah yang mengatur suhu kendaraan secara optimal untuk layak jalan sehingga keadaan mesin lebih stabil suhunya.

thermostat

ciri-ciri thermostat dilepas secara umum :
- Jarum di panel radiator saat mesin panas hanya berada di seperempat bukan di setengah kurang dikit.
- Bensin lebih boros dari biasanya
- Mesin lebih lama panasnya dibandingkan dengan menggunakan thermostat.
- Ketika overheat, jarum petunjuk terbaca normal namun mobil tiba-tiba mati akibat kepanasan.

letak thermostat didalam packing yg disealer.

untuk lebih detailnya tentang thermostat bisa longok blog sebelah yang membahas thermostat secara detil ada disini , intinya penggunaan thermostat itu penting karena para profesor korea menciptakan benda ini bukan untuk sebagai pajangan atau malah merusak mesin, pasti ada kegunaan dan peruntukannya.

Tips dan om Udit

numpang comment kebetulan suka ngoprek….setahu saya kalau mau melepas termostat suatu mesin harus dibarengi dengan memblok saluran bypass cooling system. Karena jika termostat dilepas tanpa memblok saluran bypass maka sirkulasi air tidak akan mencapai seluruh bagian engine terutama sisi paling jauh dari rumah termostat. Saluran by pass ini bisa didapati disekitar rumah termostat, baik itu langsung dirumahnya, seperti yang saya dapati di mesin diesel jip saya ataupun berupa selang kecil antara pompa dan rumah termostat (kalau tak salah mesin kijang 5K dan FJ40).
Hal yang diutarakan diatas dimana kenapa lepas termostat malahan panas, bisa jadi karena bypass nya lupa diblok, Kebetulan dulu pernah terjadi di kijang 5K milik ortu yang dikerjakan bengekel resmi toyota saat termostat stockout kemudian mereka melepas termostatnya yang rusak tanpa melakukan penutupan bypass. Kijang ortu sampai stuck kepanasan di jalan toll. Setelah saya periksa rupanya mereka lupa memblok bypass. Setelah saya blok gejala ini hilang. Mengenai penjelasan air tidak sirkulasi ke seluruh bagian blok juga sudah saya buktikan di mesin FJ40 teman yang juga dilepas termostatnya tanpa menutup bypass,Kebetulan saya menambahkan mekanikal temperature gauge yang sendernya saya pasang di ujung blok terjauh dari rumah termostat. Saat mesin running temperature tidak terbaca, tetapi saat mesin mati malah terbaca suhunya, kenapa demikian? karena saat mesin hidup air hanya bersirkulasi di separuh blok sementara sender yang terpasang di ujung blok tidak teraliri air yang seharusnya dibaca suhunya. Saat mesin mati, air segera kembali memenuhi seluruh water jacket dan sendernya membaca temperaturenya.
Mungkin melihat diagram aliran cooling system kendaraannya untuk lebih jelasnya.
Salam…..udit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>