Membersihkan ISC

dari banyak sekian pengguna mobil Timor mengeluhkan mobilnya sering ngedrop RPM nya saat menyalakan AC dan menginjak kopling, ehm… sepertinya ini masalah hanya terjadi  buat para pemilik mobil Timor yang kurang mengasah ilmu per-timorannya. titik permasalahan ini ada di part mesin bagian ISC, atau singkatan dari Idle Speed Control. gunanya part ini adalah mengatur atau mengontrol idle rpm agar stabil, part ini akan bekerja keras ketika AC mobil dinyalakan agar RPM mesin tidak drop namun acapkali pemilik mobil males membersihkannya sehingga ISC menjadi kotor dan menghambat kinerja ISC, akhirnya mesin menjadi ngedrop.

kali ini saya akan mengulas bagaimana cara sederhana membersihkan ISC, bisa dilakukan dirumah tanpa bantuan bengkel. bahkan saat RPM naik turun, kita bisa minggirkan kendaraan lalu membersihkan ISC yang hanya memakan waktu setengah jam lebih dikit. kalau kita tune up dibengkel biasanya jarang dibarengi dengan pembersihan ISC dan kita pun harus meminta mekanik untuk membersihkannya, tarif untuk jasa membersihkan ISC dibengkel adalah Rp. 30.000 – 50.000. jika kita membersihkannya sendiri, palingan kita hanya memakan biaya Rp. 10.000 – 15.000, tergantung dari harga cairan semprotan yang digunakan. yuk kita mulai praktek…

Siapkan Alat
siapkan peralatan untuk membersihkan ISC seperti : Obeng Min & Plus sedang, Tang, Kunci 10, Lap dan compressor/pompa angin (optional saja, tidak ada ya gak apa-apa). cairan penyemprot yang perlu kita siapkan adalah model Foam (Nulon, DCS, Carburator Conditioner, dll) dan model cleaner (Carburator Cleaner berbagai macam merk) serta Sealer. apabila mau irit, bisa gunakan carburator cleaner nya saja namun hasilnya kurang begitu maksimal bersihnya.

1. Buka belalai Gajah atau Selang Angin.

kita buka belalai gajahnya biar gampang menjangkau ISC nya.

yang dilepas cukup belalai gajah yang menempel pada trotle body, sedangkan yang menempel di box filter cukup dikendur kan saja agar bisa diputar tanpa harus melepas belalai gajah dari box filternya. jangan lupa melepaskan sensor belalai gajahnya dahulu agar tidak susah menariknya keluar dari trotle body, usahakan untuk melepasnya secara perlahan karena benda ini gampang sobek jika dilepas dengan kasar.

2. Lepas Semua Kabel Sensor dan Selang ISC

 

Lepaskan semua socket sensor dan selang udara.

Lepaskan semua kabel sensor dan selang filter di ISC, harus pelan-pelan agar sensor serta selangnya tidak rusak saat dilepas. pada bagian sensornya kita harus menekan casingnya dulu baru bisa terlepas, tidak bisa main cabut karena akan membuat sensor tersebut rusak. lepas juga socket sensor yang ada di TB agar lebih mudah kita saat melepaskan ISC, tidak dilepas juga tidak apa-apa namun agak ribet saja karena ada kabel yang menghalangi tangan kita.

3. Lepaskan Baut 10 pada ISC

Lepaskan baut-batu yang menempel di ISC.

ada 4 baut ukuran 10 yang menempel pada ISC nya, cukup kita lepaskan menggunakan kunci ring 10 yang panjang agar mudah menjangkau bagian baut yang ada dibawahnya. melepaskan baut juga mesti hati-hati, mengingat umur baut sudah bertahun-tahun alias tua, banyak kasus dimana baut tersebut rontok. pastikan kunci ring 10 ngepas dengan baut 10 nya agar memudahkan kita saat melepaskannya. ketika baut 10 terlepas, Isc tidak akan mudah begitu saja terlepas karena biasanya sealer bekasnya bikin ISC melekat pada Trotle Body.

4. Lepaskan ISC

Lepaskan ISC dari Trootle Body

Ada bekasan sealer dan sealnya.

di bagian belakang ISC terdapat bekas-bekas seal yang menempel, ini juga mesti dibersihkan namun harus hati-hati karena ada seal karet yang menempel pada ISC nya. jangan sampai hilang ya, cuma pernah saya temui dibeberapa model ISC yang tidak terdapat seal  karet tipisnya, akhirnya diakalin dengan memasang sealer, gunanya untuk merekatkan ISC pada TB dan tidak ada udara dari sekitar yang masuk kelubang ISC.

5. Lepas bagian motor dan ISC nya

Lepaskan Motor dan ISC nya.

dimotor ISC nya (tabung warna item) terdapat dua baut sedang, kita harus melepaskan motornya dari ISC. baut ini mudah rusak akibat faktor usia, apabila sudah ada tanda-tanda melunaknya baut, kita wajib menggantinya dengan baut min/plus yang lain, dengan catatan panjang serta ukuran bautnya sama dengan yang lama.

6. Semprot Bagian-bagian lubang di ISC

Semprot bagian lubang ISC

siapkan cairan foam (DCS, Nulon, Carbu Conditioner, etc…), pada tiap-tiap lubang disemprot dengan cairan tersebut hingga berbusa kehitam-hitaman yang petanda kotoran didalam ISC mulai terlepas. tunggu hingga foam/busa mencair, lalu bilas dengan carburator cleaner sampai kotorannya hilang dan lakukan penyemprotan foamnya kedalam lubang tersebut sampai busa foam menjadi putih. lakukan cara tersebut berulang kali sampai ISC benar-benar bersih, untuk mengetahui ISC sudah bersih atau belum, kita kocok-kocok bagian motor ISC nya hingga berbunyi “kletek.. kletek…”. sayangnya ISC motor saya tidak berbunyi dari awal saya melepas ISC sendiri, ada kemungkinan motor yang saya punya sudah tidak original bawaan timor. :-(

jika semuanya sudah dibersihkan dan telah dinyatakan bebas dari kotoran, langkah selanjutnya memasang kembali ISC nya ketempat asal. sebelum memasangkannya, bagian belakang ISC yang terdapat seal karet harus kita kasih sealer, enggak dikasih sealer sebenarnya tidak apa-apa, hanya untuk jaga-jaga apabila kita mengembalikan ISC ke tempat asal kurang begitu rapat. perlu kehati-hatian dalam memasangnya apalagi saat mengencangkan baut 10 ISC nya, punya saya sudah patah akibat terlalu kencang bautnya. pantas  saja selama ini teman-teman tidak terlalu mengencangkan baut ISC nya, yang penting rapat plek tidak goyang.

jika semuanya sudah terpasang dengan benar, baik ISC nya maupun socket sensor dan selangnya harus benar-benar sudah terpasang dengan rapih. nyalakan mobil hingga temperatur radiator naik normal (setengah kurang), lalu coba nyalakan AC, untuk mengecek apakah rpm masih ngedrop atau tidak. apabila ngedrop, artinya kita belum benar-benar bersih dalam hal membersihkan ISC nya.

selamat mencoba….

apabila ada pertanyaan silahkan comment di artikel ini atau kirim email ke tawvic@gmail.com thx…

*jangan lupa lepas fuse 10A warna merah di fusebox engine ketika sedang membersihkan ISC, gunanya untuk me-restart sistem ECU…

27 comments on “Membersihkan ISC

  1. wicaksono on said:

    om, klo liat artikel dan smua pertanyaan dlm comments.. brarti ada byk faktor yg buat rpm timor bisa naik turun ya.. gak cuma ganti/ bersihin ISC aja bisa langsung selesai msalahnya..

    minta pendapat om,

    mobil saya timor dohc 97 kasusnya sama, awalnya sy service tune up rutin trus disaranin ganti baru smua busi dan isc juga dibersihkan…awalnya mobil enak..eh lusa rpm jd naik (sekitar 2000) trus jd drop bgt (smp 200) klo AC dinyalakan..tp tidak sampai mati dan cenderung di 1200 klo AC nyala dan posisi gigi netral… akhirnya mobil seperti gelinding sendiri klo udah masuk gigi 1..

    singkat cerita balik lagi..isc dibersihin lg, trus skalian di cek kabel ground AC (dibawah laci dasboard) ternyata ada yang mengelupas dan serabut kabelnya udah tipis, akhirnya kabel diganti..

    cuma masalahnya smp skrg RPM masih tetap tidak enak alias tidak stabil (apalagi klo pagi hari ato mesin dingin) dan bs jd drop klo AC dinyalakan… pengen ganti ISC tp sebenrnya ISC baru 3 bulan ganti.. trus jd makin ragu setelah baca artikel dan jawaban om tawfic masalah rpm naik turun juga blum tentu ISC… Maaf ya om klo critanya kepanjangan…

    Bisa kasi saran gak Om biar timor saya balik normal lgi??

    trus apa saja yg hrs saya jaga spy ISC bisa awet dan gak rewel minta dibersihkan terus..trakhir sy ganti filter udara walopun masih agak bersih cm dsaranin spy ISC lbh awat.. lumayan juga neh abis ganti ISC masak harus beli lagi..hehehe

  2. edy s on said:

    udah diwiring ulang gak da masalah om.kata bengkel dinamo kipasnya terlalu besar,apa memang betul om atau ada sebab lain om.kalo ganti dinamo pake apa ya om alnya disini susah partnya,….

  3. Om mau tanyakk…
    ane sangat buta otomotip niihh…
    ISC ini nama lainnya sensor udara yakk??
    soalnya waktu kmaren timor ane rpmnya sangat naik turun nih, kata bengkelnya sensor udaranya perlu diganti,, apa ini yakk??

  4. paji wibowo on said:

    om mau nanya mobilku kan Timor DOHC untuk ISC saya baypast jadi ISC tidak kemasukan air apakah hal trsebut boleh dan tidak bahaya…?? terus efeknya apa ya Om…????

  5. bowo on said:

    Om timi sy th 97 dohc. Kenapa lubang busi no 1 tidak normal waktu kabel busi di cabut, sedangkan busi dan kabel nya sudah diganti. Dan mesin terasa pincang di rpm rendahKira2 apanya.

  6. om admin yg baik hati
    mohon info kalo membersihkan ats pakai alat2 apa saja

    tks

  7. mickie on said:

    permisi om, apakah sensor2 ini juga sama dengan merk lainnya, saya tertarik baca tips isc dan tps, tapi kbetulan milik saya baleno 97 sekilas mirip2 sistem injeksi terutama pengunaan sensor2 tersebut , penyakit ndut2an sudah lama awalnya di rpm bawah tp akhir2 ini malah di rpm atas, apakah bisa saya terapkan perbaikan ini di mobil saya?
    mohon maaf om bukan merk yg sama,
    trims-

  8. paji wibowo on said:

    Om saya mau nanya lagi ISC sudah saya By pas mesin sudah normal dan rpm jalan normal tapi anehnya om kalao sudah mesin panas Rpm langsung ngedrop dan mesin mati, terus distataer sulit banget, nunggu 5 menit bari bisa tapi RPM kalu pada waktu pindah gigi atau berhenti langsung mesin mati, padahal kalau mesin dingin mesin nyaris tak terdengar, alias langsam (mulus mulus aja) anehnya pada waktu mesin panas dan ketika jalan mesin nyendat nyendat dan kalo gak injak gas mesin langsung ngedrop alias mati MOHON PENCERAHANNYA OM SUDAH BINGUNG SAYA BETULKAN SI TIMMYKU INI DOHC 1998

    • pengalaman saya sih itu karena koilnya udah lemah, saat mesin panas saja penyakitan, setelah ganti koil beres gak ada masalah. selain tiba2 drop, saat panas mesin susah dihidupkan.

  9. Om knapa ya mobil timor sy sdh dicuci mesinnya nga mau nyala trus diganti koilnya akhirnya mesin nyala eh pas nyala mesin berisik dan bergetar keras apanya kira2 om mohon bantuannya terima kasih

  10. satria on said:

    nanya om
    timor 99 saya kadang kalo abis dipake kemudian mesin dimatikan ada suara krucuk2 kayak air mengalir, didiamkan sekitar 5 menit hilang sendiri. Arah suara ada pada sekitar filter belalai gajah

    kira kira kenapa ya
    tengkyu

  11. yusuf on said:

    Mau nanya om, timor sy SO 97 rpm sering drop bahkan mati kmrn sdh sy bengkelin tuh sm mekanik d bongkar karbunya sm d bersihin, sdh bagus tp pas perjalanan pulang dr luar kota kambuh lagi dropnya,d starter mau hidup lg tp pas ketemu traficlight atau terjebak macet mati lg mesinnya dan berulang2 spt itu…kira2 yg jd masalah apanya ya om? Terus bengkel utk timor yg ada d wilayah magelang kira2 dmn ya om, mhn infonya dan trm ksh atas petunjuknya

  12. apri on said:

    om kalo mau nurunin RPM dari 1000 ke 700
    sedangkan ISC udah baru
    tune up sudah
    settingan stasioner sudah kendor minimal..
    Bagaimana caranya ya om ?

    • admin on said:

      kok diturunin om? kenapa memang? kalau pake ac segitu ya wajar, kalau gak pake ac juga lumayan wajar tapi kalau mau turunin sih bisa pake scanner buat nurunin adpation si isc.

  13. om mohon pencerahannya…..timor saya DO 97 akhir2 ini bermasah pada RPMnya tanpa AC kalo pagi hari 2000 setelah AC hidup turun jd 1000….tiba2 nanti pake jalan agak lamaan posisi idle matiin switch AC RPM naik lagi jd 2000 kira-kira isc atau apanya yaa om karena isc sy bersihin juga ga ada pengaruhnya

    Terima Kasih

  14. Yanuar Iken on said:

    Oem numpang nanya n3ch. Timi saya kalau nyalain ac rpm langsung drop ampe 200 klau jlan d kmacetan begitu injak kopling mati sndiri ud pkai cara d atas ampe 3 kali ttp aj g bisa kluar masuk amp3 panggil b3ngkel trnama jg masih aj kek gtuw g ad perubahan. Katana cm idle up lainna normal saranin buat ganti. Saking kecil rpm body getar smua ampe bunyi klek klek klau angkatan prtama kayak 3ngine mounting mnta ganti tp laju timi kenc3ng sech klau rpm atas klau jln pelan ribet. Mohon pencerahan oem maaf nanya t4lalu panjang. Uups 1 lg oem knalpot ud pkai om3ga tp sering nembak kek angkot d bantu y o3m buat infona… d tunggu oem

    • admin on said:

      motor isc nya mungkin udah lemah, kalau knalpot nembak2 kaya angkot biasanya dari settingan pengapian yg gak beres.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>