Cara Mencuci mobil dengan benar


Musim hujan seperti ini membuat kendaraan pribadi kita menjadi kusam kotor dan bahkan menjadi tidak sedap dipandang, mungkin diantara para pemilik kendaraan, rasa kepercayaan diri dijalan di ukur dengan kebersihan eksterior mobil, maka dari itu penggunaan mobil yang bersih akan membuat pemilik kendaraan menjadi lebih Pede menjalankan aktifitas. menjamurnya tempat pencucian mobil dengan harga service bervariatif, membuat pemilik kendaraan malas mencuci sendiri namun bagi anda yang memang termasuk dalam pemilik kendaraan telaten maka anda akan lebih percaya untuk membersihkan kendaraan dengan tangan sendiri agar bisa makin lekat dan cinta dengan mobil pribadinya.

berikut saya kasih tips yang ditulis oleh om Roni BS ‘lembayung’ mengenai pencucian mobil, apalagi om Roni ini mobilnya selalu terlihat mengkilap bersih dan selalu mencucinya sendiri agar tercipta kepuasan pada dirinya.

- Jika memungkinkan, bekerjalah di tempat teduh, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Peningkatan suhu dapat menyebabkan penguapan lebih cepat, dan meninggalkan “spot” yang sulit dihilangkan.

- Sebelumnya, mulailah dengan menyiapkan ember dengan shampo.

- Pertama, cuci ban dan velg terlebih dahulu. (Termasuk kolong, jika memungkinkan)

- Lalu bilas body kendaraan, ini berguna menghilangkan kotoran, dan menurunkan suhu body.

- Kosongkan ember cuci yang digunakan untuk mencuci roda dan siapkan ember lain dengan shampo favorit anda.

- Cuci kendaraan dari atas ke bawah. Biasanya saya menggunakan sponge. Tetapi ada jenis lan penyeka kotoran, seperti “washmitt microfibre”.

- Bilas sesering mungkin selama mencuci. Setelah mencuci bagian (pintu, fender, hood, dll) bilas sebersih mungkin untuk menghilangkan sisa sabun.

- Keringkan kendaraan seperti saat anda mencucinya, dari atas ke bawah. Atap yang pertama, lalu semua jendela, bagasi dan kap dan akhiri pada bagian sampingi.

Tips: Gunakan kain microfiber, kebanyakan orang saat ini menggunakan chamois “kanebo”. Chamois tidak dapat menyerap kotoran, tetapi ia memindahkannya. Sehingga beresiko terbentuknya swirl.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>