3 Cara Cek Altenator Mobil Timor

mungkin anda pernah mengalami gejala-gejala seperti aki seperti lemah dan lama-lama tidak ada kelistrikan sama sekali?, atau lampu indikator panel bensin dan aki menyala terus tidak redup-redup?, atau mobil tiba-tiba kehilangan kelistrikan seperti aki soak?, ada kemungkinan altenator mobil anda mengalami gejala kerusakan namun tidak ada jaminan juga gejala tersebut disebabkan oleh altenator yang rusak, bisa saja akibat aki mobil yang sudah tidak dapat menyimpan daya dan memang sudah waktunya ganti.

pada umumnya aki sebuah mobil yang sering digunakan hanya sampai berumur 2 tahun, kadang memang lebih dan memang bisa lebih dari 2 tahun jika kita memaksanya namun sangat beresiko aki soak dan merusak beberapa part kelistrikan akibat daya volt aki berkurang. nah untuk itu saya akan memberikan tips bagaimana cara mengecek altenator mobil kita, dulu saya punya gejala-gejala diatas, setelah di cek ternyata alternator saya tidak bermasalah melainkan akinya sudah memang harus ganti.

1. Lepas kutub positif Aki

lepas kutub positif saat mesin hidup

nyalakan mesin mobil, lalu diamkan selama 1 menit, setelah itu cabut kutub positif aki dan liat reaksinya. apabila mobil langsung mati mesinnya, berarti altenator memang tidak dapat membuat daya listrik yang menghantarkan ke aki (charge). apabila alternator bermasalah, segera diperbaiki ke tukang alternator atau bisa juga ke tukang dinamo starter untuk dimintai menggulung ulang dinamonya apabila memang terdapat kerusakan.

2. Cek Magnet Alternator

apakah ada magnet di altenatornya?

sama seperti cara pertama, mesin dinyalakan lalu kita tempelkan ujung obeng ke bagian alternator. apabila terdapat magnet yang disebabkan berputarnya kumparan dinamo, maka altenatornya masih berfungsi dengan baik namun hal ini tak jarang bisa menipu, ada temen yang alternatornya masih berasa magnetnya namun saat dicek oleh tukang servis altenartor, ada kerusakan kecil sehingga terkadang indikator di panel dasboard menyala saat mesin hidup.

3. Cek Voltase tegangan Aki

Indikator aki seperti terkadang menipu

jangan mau percaya dengan indikator aki seperti yang ada digambar, karena titik indikator tersebut hanya bertumpu pada satu plat yang dekat dengan indikatornya saja, sehingga tidak dapat membaca kondisi aki secara keseluruhan. mintalah tukang aki untuk mengecek voltase, bandingkan antara mesin mati dan mesin hidup, apabila mesin hidup namun voltase atau tegangannya tidak berubah naik maka sudah dipastikan aki bermasalah.

mudah kan cara ngeceknya, usahakan tidak terlalu sering menguras aki karena akan memperpendek umur aki itu sendiri, apabila kita memiliki aki baru, jangan pernah dikuras, cukup tambahkan air akinya saja apabila berkurang. setelah setahun aki mengalami masalah, barulah dicoba untuk dikuras oleh tukang aki terpercaya…

Ukuran tegangan Voltase Aki
- Saat mesin mati 11.5-12.5V
- Saat mesin hidup 13.5-14.5V

nilai tersebut tidak boleh berlebih, jika voltasenya berada di posisi 15volt, harus waspada biasanya altenator sudah rusak sistem limiternya dan dapat membuat aki meledak.

 

20 comments on “3 Cara Cek Altenator Mobil Timor

  1. komharudin on said:

    Kalau sama aki nya gimana om masih dikatakan bagus or layak pakai or harus di genti kalau misalkan penyakitnya pada alter

  2. Tadi saya barusan cek alternator nya mas pakai Multimeter.. Keadaan kabel ke aki dua2nya saya lepas. AC, audio, lampu saya hidupkan semua.. saya periksa tegangan nya normal di 13.5-14.5V. Tetapi setelah lebih dari 10 menit dan kondisi mesian panas, tiba2 saja mesin mati sendiri. Saya cek pakai multimeter tidak ada tegangan sma sekali di kabel ke altenator nya dan mobil susah di starter lagi.. Itu tanda nya apa ya mas? apa alternator nya yang kurang berfungsi dengan baik atau rusak? Mohon saran nya dan terima kasih…

  3. damar on said:

    om admin maaf mau tanya nih, timor sohc 96 saya langsamnya goyang dombret terus, naik turun mesin jd bergetar sampe kerasa ke kabin, trus busi sudah sayaganti baru, rpm suka drop sendiri seakan mau mati… kira kira apa masalahnya ya om, tolong bantu saya….makasih

  4. damar on said:

    maaf om, bukannya vacum triple act itu bekerja saat ac, lampu dan power steering digunakan saja, nah kalo semua perangkat yg tadi belum digunakan (mobil masih diem, stationery) ternyata rpm goyang dombret naek turun, apa VTA sudahmulai berpengaruh tuh…makasih om….,

  5. damar on said:

    iya om, vta sudah saya ganti, tp masih aja, ternyata saya cek api dari koil kecil sekali, cuma segaris warna merah,gak putih,atau biru, apa mungkin delco bermasalah atau ic cdinya yang mulai lemah om, jd apinya kecil banget, saat mesin nyala saya cabut busi satu malah langsung mati…makasih om minta tolong kira kira apanya lg yang harus sya cek lagi.

    • admin on said:

      udah ganti koilnya om? kalau udah masih kecil coba cek altenatornya om… voltasenya rendah juga bikin pengapian rendah

  6. Juntak on said:

    Saya cek di S&D
    Load off: 13,27 V
    Load on: 13,12 V

    Mereka bilang alternatornya dah ga bagus
    standar S&D
    Load off: min. 13,50 max. 14,8 V
    Load on: min. 13,00 max. 14,8 V

    Kalo data seperti di atas, apakah alternator perlu service saja atau ganti baru ?

  7. M.Dicky on said:

    Om admin, mohon pencerahannya nih, lampu sein sya sebelah kanan sering mati, tapi yg sebelah kiri tetap hidup, jika masalahnya di sikring tpi kenapa ya yg satu idup yg satu mati.
    Mohon pencerahannya om admin.Timor thn 2001 DOHC.

  8. Tri M_Medan on said:

    Om, untuk timor SOHC 97 standard Akinya berapa amper, soalnya ini pemilik lama dipasang N70-70 amper. tapi barusan kemarin aki soak. apakah ada pengaruh aki cepat rusah karena terlalu besar. sehingga alternator tidak maksimal ngisinya.
    terimakasih atas bantuannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>